You are currently viewing Tingkatkan Derajat Kesehatan, Ini Yang Dilakukan Pemda

Tingkatkan Derajat Kesehatan, Ini Yang Dilakukan Pemda

Diskominfotouna- Bupati Tojo Una-Una yang diwakili oleh Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Nawatsara Panjili, S.E. , M.Si., menghadiri Launching Pemberian Obat Pencegahan Kusta Dengan Komunikasi Perubahan Perilaku Di Masyarakat Wilayah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2022, di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kecamatan Ratolindo, Jumat (12/08/2022).

Turut hadir Direktur NLR Indonesia Asken Sinaga. Ketua Team Koordinator NTD Kementerian Kesehatan RI Dr. Regina Tiolina Sidjabat, M.Epid, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Tojo Una-Una Ir. Muh. Idrus M.T.,  Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah dr. Jumriani, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una Marten Luther, S.Sos., Camat Ratolindo, Kepala Puskesmas Wilayah Daratan, serta Pengelola Program Kusta dan Promkes se Puskesmas Wilayah Daratan.

Penyakit kusta di Indonesia masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, disamping besarnya masalah di bidang medis juga masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan Nasional yang ditimbulkan penyakit ini memerlukan perhatian berbagai pihak. upaya pengendalian penyakit kusta ditujukan untuk penemuan penderita secara dini dan memberikan pengobatan secara teratur sehingga penularan dan cacat akibat kusta dapat diturunkan serta memberikan penyuluhan tentang kusta kepada masyarakat.

“Perlu kita ketahui bersama, di Kabupaten Tojo Una-Una bahwa beban kusta masih tinggi, dengan proporsi anak masih 15%, hal ini menunjukkan masih tingginya penularan di Provinsi Sulawesi Tengah, penyakit kusta masih merupakan masalah kesehatan yang utama di Kabupaten Tojo Una-Una selain penyakit-penyakit menular lainnya”, sebut Nawatsara Panjili.

Khusus untuk Kabupaten Tojo Una-Una sebagai salah satu Kabupaten endemis kusta, sehingga perlu dibutuhkan strategi serta upaya yang tepat dalam rangka mengendalikan penyakit kusta demi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una. pelibatan potensi-potensi yang ada dalam masyarakat harus terus dilakukan untuk meningkatkan pencapaian target-target pembangunan kesehatan dengan salah satunya melibatkan unsur di desa yang bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin angka penderita baru sekaligus pengawas minum obat  bagi penderita yang ditemukan.

“Saya berharap seluruh komponen masyarakat dapat terlibat serta mendukung kegiatan ini, guna untuk memutuskan mata rantai penularan sehingga percepatan eliminasi kusta tahun 2024 ditingkat Kabupaten segera tercapai, terlebih agar penyakit kusta tidak menjadi stigma negatif di masyarakat sehingga penyandang disabilitas maupun orang yang pernah mengalami kusta dapat hidup seperti masyarakat pada umumnya serta diharapkan kusta tidak lagi menjadi masalah, baik secara medis maupun psikologis sehingga penderita kusta dapat mandiri dan produktif”. ucap Nawatsara Panjili.

Apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih kepada Netherlands Leprosy Relief (NLR) Indonesia dan tim dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah yang sudah berkenan hadir di Kabupaten Tojo Una-Una dan memberikan perhatian besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.”Tutupnya

PIKP (Apt/Icn)